Tuberkulosis merupakan penyakit berisiko, terutama bagi orang yang hidup dengan HIV. Orang dengan HIV lebih mungkin terinfeksi TBC dibanding mereka tanpa HIV. TBC sendiri adalah salah satu penyebab utama kematian di antara orang yang hidup dengan HIV. Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang dan melemahkan sistem kekebalan tubuh manusia. Sehingga orang dengan HIV memiliki sistem kekebalan tubuh akan menurun sehingga mudah terkena berbagai penyakit, termasuk tuberkulosis.

Virus HIV dapat menular melalui penggunaan jarum suntik secara bergantian bagi pengguna narkoba suntik dan jarum untuk membuat tato. Ibu dengan HIV positif juga dapat berpotensi menularkan ke anaknya selama masa kehamilan, melahirkan dan menyusui. yang terakhir adalah melalui transfusi darah yang telah terkontaminasi HIV. HIV menyerang sistem imunitas tubuh. Jika tidak diobati sesegera mungkin, HIV merusakkan sistem imunitas sehingga tidak dapat memerangi infeksi penyakit yang berakibat pada beragam risiko penyakit, bahkan kematian.


Sumber:

  1. https://www.cdc.gov/tb/topic/basics/tbhivcoinfection.htm
  2. Green, Chris W. 2016. Seri Buku Kecil: HIV & TB. Jakarta: Spiritia.
  3. https://www.health.nsw.gov.au/Infectious/tuberculosis/Documents/Language/indonesian-hiv-tb-connection.pdf

Editor: Melya, Wera Damianus